Kekurangan lemari finishing HPL (High Pressure Laminate):
Lemari HPL – Tampilan Elegan, Rapi, dan Modern
Lemari dengan finishing HPL (High Pressure Laminate) menjadi pilihan tepat untuk Anda yang menginginkan tampilan mewah, rapi, dan mudah dirawat. HPL memiliki banyak pilihan warna, motif kayu, hingga desain modern minimalis sehingga mudah disesuaikan dengan konsep ruangan.
Kekurangan lemari finishing HPL (High Pressure Laminate):
-
Tepi bisa mengelupas
Jika pemasangan edging kurang rapi atau sering terkena benturan dan air. -
Kurang tahan panas langsung
Permukaan HPL bisa berubah atau rusak jika terkena benda panas terus-menerus. -
Sulit diperbaiki secara lokal
Jika HPL tergores atau terkelupas, sering kali perlu ganti bagian lapisan, bukan ditambal. -
Sambungan antar lembar bisa terlihat
Terutama pada bidang besar atau motif tertentu. -
Ketahanan tergantung bahan dasar
HPL hanya lapisan finishing—kalau material bawahnya particle board atau kualitas rendah, lemari tetap bisa rapuh. -
Bisa menggelembung bila terkena air dari sisi terbuka
Air yang masuk ke sambungan atau tepi dapat merusak papan di bawahnya. -
Motif dan warna bisa berbeda antar batch
Saat menambah unit di kemudian hari, warna belum tentu identik. -
Perlu pemasangan presisi
Kesalahan lem atau tekanan saat pemasangan dapat membuat permukaan kurang rata.
Agar lemari HPL lebih awet:
- Gunakan bahan dasar blockboard atau plywood 18 mm
- Pakai edging rapat
- Hindari genangan air terutama area wastafel
- Gunakan engsel slow motion dan rel berkualitas
Abi Trio Muhamad melayani pesanan baru dan perbaikan furniture
WA 081380726264
Linktree Abi Trio Muhamad

Komentar